Bidik Milenial, Marchand Hype Station Hadirkan Konsep Komersil Modern 100% Halal

Marchand Hype Station, kawasan komersial berkonsep hype pertama di Indonesia

LIFE STYLE- Kondisi pasar yang wait and see tak berlaku bagi Marchand Hype Station yang dirilis cipta Harmoni Lestari. Marchand bahkan menjadi produk properti yang diminati pembeli. Penjualannya mencapai 70% saat Launching, pada Sabtu (27/4), di Swiss Bell Hotel Ballroom, Intermark Indonesia BSD City, Serpong.

Marchand menjadi sebuah standar baru bagi dunia properti retail dengan konsep yang sangat pro pedagang, dengan visi yang tegas agar pengujung terus menerus kembali ke Marchand. Apa yang membuat Marchand sangat unik dan menjadi satu-satunya di Indonesia?

Gedung Marchand hadir dengan konsep millennial yang memberikan suasana berwarna penuh semangat. Tampilan depan Marchand mengundang bagi mereka yang melihatnya, desain tampak depannya sangat beda, yang dijejali ornamen gambar mural yang unik. Ide ini berasal dari konsep wisata belanja di eropa dan australia.

“Ini konsep yang sangat berbeda. Kami mencoba menghadirkannya bagi kalangan milenial. Konsep hype station memang belum ada yang menerapkan di Indonesia dan Marchand Hype Station menjadi pionir dan yang pertama saat ini,” terang Chief Operating Officer (COO) Cipta Harmoni Lestari, Andreas Audyanto.

Tak seperti produk properti cipta Harmoni Lestari sebelumnya, konsep promosi kali ini tak memakai cara mainstream seperti biasanya. “Dulu, saat kami promosi produk, pasti billboard kami dimana-mana. Untuk Marchand, tak satupun pasang billboard. Gantinya, kami maksimalkan promosi di Instagram dan media sosial lainnya,” beber Audy, sapaannya.

Pria kelahiran Jakarta, 7 Oktober 1980 ini menyebut jika platform media social Instagram menjadi ‘nyawa’ dalam produknya kali ini. “Kami nggak sekedar jual produk ini untuk laku, tapi juga harus ‘hidup’. Banyak desain mural pada bangunannya,” tegas pemilik dua gelar sarjana bidang Business dan Management Information System (MIS).

Lantai 1 akan menjadi welcoming statement dengan fitur-fitur unik seperti eco nature shopping experience, Instagram-spot hunting, disain toko-toko berwarna-warni dan sangat mengundang, lantai dengan disain menarik dan variatif dan tersedianya puluhan mural di tiap sudut membuat pengunjung betah untuk beburu foto mural nantinya.

Lantai 2 akan menjadi magnet yang menarik bagi anak-anak, di Zona mom & kids akan area bermain dan panjat dinding yang menembus hingga ke lantai 3. Ini menjadi lantai yang sangat special bagi para ibu & anak-anak yang merupakan market terbesar di dunia retail.

Hadir juga untuk pertama kalinya Rooftop Food Garden di Lantai 3 dengan konsep kekinian. Pengujung akan merasakan suasana makan di bawah pohon, suasana alami dan hijau akan menjadi ciri khas tersendiri. Akan disediakan juga tempat untuk dine & meeting, serta arisan di food area.

Bukan itu saja, Audy juga menegaskan, kawasan komersial modern kekinian ini adalah kawasan komersil retail pertama di Indonesia yang menerapkan kawasan Halal. “100 persen free alcohol dan pork land. Kami menghormati muslim di kawasan Bintaro, yang menjadi target market kami. Itu sebabnya kami menerapkan konsep halal,” bilangnya.

Dengan harga jual mulai Rp300 jutaan dan Rp 3 miliar untuk ruko, Marchand Hype Station siap dilepas dengan status kepemilikan strata title (hak milik atas unit rumah vertikal) untuk kedai, dan hak guna bangunan (HGB) untuk ruko. Marchand bersiap menjadi icon baru bagi millennial di kawasan Bintaro dengan produk kekinian.

Diantaranya organic products, vegan, books, koleksi unik, musik, vintage, millennial gadget, lifestyles, hobbies, kedai kopi, produk kesehatan, fashion wanita, fashion muslim, trending fashion & kids, cemilan, makanan dan produk2 unik millennial lainnya.

Chief Marketing Officer (CMO) Cipta Harmoni Lestari, Setia Iskandar, menambahkan, Marchand Hype Station sudah didesain menyesuaikan selera milenial. Selain fasilitas internet untuk menunjang aktifitas pengunjung, juga disediakan spot-spot menarik sebagai tempat berswa foto atau selfie yang Instagrammable.

Setia menyebut bangunan di atas lahan kurang lebih 3.000 meter2 dengan nilai investasi Rp100 miliar ini akan dikembangkan menjadi outlet-outlet untuk kedai, toko, dan ruko sebanyak 240 unit. “Rencananya, proses pembangunannya berjalan saat pertengahan 2019 (paska hari Raya Idul Fitri) dan siap beroperasi pada 2020,” tutupnya. (Artha Tidar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

website free tracking