Meisterstadt Batam Pasarkan Tower Erleseen, Harga Mulai Rp 1,6 Miliar

Erleseen Tower akan menjadi kompetitor utama Marina Bay Sands Singapura

NEWS UPDATE – Dirancang dengan desain yang mewah dan kualitas terbaik, PT Pollux Barelang Megasuperblok, pengembang kawasan megasuperblok Meisterstadt Batam, merilis tower Erleseen dengan harga mulai dari Rp1,6 miliar untuk type 2BR dan Rp2 miliar untuk type 3BR. Tower Erleseen merupakan merupakan tower keempat pada pengembangan phase pertama proyek dilahan seluas 9 hektar di pusat kota Batam itu.

Erleseen Tower dari 385 unit luxury apartemen dengan masing-masing memiliki ukuran untuk type Studio dengan ukuran mulai dari 24 m2, satu kamar dengan ukuran mulai dari 49 m2 sampai dengan type tiga kamar dengan ukuran luas mulai dari 80 m2. Erleseen Tower digadang-gadangkan meningkatkan reputasi Batam sebagai destinasi investasi dan wisata yang sedang bertumbuh dengan pesat.

CEO PT  Pollux Properti Indonesia Tbk. Nico Po mengatakan, untuk penjualan tahap pertama, Erleseen Tower hanya dipasarkan sebanyak 88 unit. Tower ini berbeda dengan tower sebelumnya, karena memiliki spesifikasi material yang lebih mewah. Nico mengaku sejak dipasarkan tahap pertama bulan lalu,  pihaknya sudah  mengalami 2x oversubscribed.

“Erleseen Tower merupakan mahakarya terbaru dari Meisterstadt Batam. Erleseen Tower dirancang dengan kualitas terbaik dan diyakini akan menjadi kompetitor utama Marina Bay Sands Singapura karena dilengkapi sky pool and private lounge dengan pemandangan pulau-pulau cantik yang mengelilingi wilayah Pulau Batam,” ujar Nico dalam keterangan tertulis kepada Myhomes.tv.

Presiden ketiga RI, B.J. Habibie yang hadir dalam peluncuran Tower Erleseen, Senin (29/4) lalu itu mengatakan, pengembangan megasuperblok Meisterstadt Batam akan terus berlanjut dengan pengembangan fase kedua. Fase kedua ini akan lebih menekankan proyek senilai US$1 Billion ini sebagai tujuan investasi dan wisata bertaraf internasional.

PT Pollux Barelang Megasuperblok juga dikenal dengan brand Pollux Habibie International, yang merupakan perusahaan kolaborasi antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk. dan keluarga besar B.J. Habibie. “Batam selalu berada dekat di hati saya, karena sejak awal kami sudah melihat bahwa ke depannya Batam akan menjadi penghubung antara Indonesia dengan dunia,” ujar Habibie.

Lebih lanjut dijelaskan Habibie, ketika menjabat sebagai Kepala Otorita Batam periode 1978 hingga 1998 dan dalam perjalanannya menitikberatkan pada pembangunan industri berbasis manufaktur. Setelah berjalan dengan baik, maka Batam sekarang telah menjadi salah satu pusat utama industri berat di Indonesia.

“Kita harus terus berinovasi, membangun dan maju. Saya sangat senang dan bangga menjadi bagian dari proyek pembangunan dan pengembangan ini karena Meisterstadt Batam adalah wujud nyata dari hasil pencapaian Batam ketika kita memiliki keberanian dan visi untuk berpikir besar,” ujar Habibie dengan penuh semangat, ciri khasnya saat menyampaikan sambutan.

“Meisterstadt Batam  menunjukkan kesungguhan komitmen Pollux Habibie Internasional, dilihat dari skala dan dampak ekonomi yang akan disumbangkan Meisterstadt Batam terhadap perekonomian di Batam seiring perubahan Batam dari industri berat menjadi pusat penyedia jasa dan wisata. Berlokasi sekitar 30 menit dengan kapal feri dari Singapura, Batam dipandang oleh para investor sebagai Shenzen di masa depan. Menjadi pusat manufaktur yang ditopang oleh industri jasa. Dan bisa menjadi basis bagi para investor dan pelaku bisnis internasional yang ingin mengakses pasar domestik Indonesia yang luas,” ungkap Habibie panjang lebar.

Untuk informasi, PT. Pollux Properti Indonesia Tbk. Dinahkodai oleh Po Sun Kok sebagai Chairman. Po Sun Kok membangun bisnisnya dari usaha garmen di Semarang pada awal tahun 1970-an ini telah menjadi salah satu pengembang properti paling inovatif di Indonesia. Selain dalam negeri, Pollux juga beroperasi di Singapura.

Meisterstadt Batam yang ia kembangkan bersama keluarga Habibie, akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri atas 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, 1 hotel bintang lima, 1 rumah sakit bertaraf internasional, mall raksasa, serta 1 perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai. Tak kurang, sebesar Rp15 triliun dana investasi yang dipersiapkan perseroan untuk mengembangkan proyek terbesar di Batam tersebut, dimana keseluruhan areanya didesain mengikuti standar kota di Jerman yang mengintegrasikan apartemen dengan perkantoran, shopping mall dan rumah sakit.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

website free tracking