Elevator Tanpa Sentuh dari Schindler

 

Pandemi ini tidak hanya akan mengubah perilaku, gaya hidup, pola hidup, juga aneka hal pendukungnya. Salah satu produk pendukung itu adalah elevator/lift, yang menjadi kebutuhan pokok untuk gedung-gedung bertingkat. Seperti yang dilakukan oleh salah satu produsen elevator eskalator, dan layanan terkait, asal Swiss ini, yang meluncurkan produk terbarunya. Yakni elevator modular terbaru yang dilengkapi teknologi inovatif, termasuk teknologi tanpa sentuhan (touchless), konektivitas canggih, serta layanan digital lain yang memberikan pengalaman baru bagi pengguna.

“Kami menambahkan sejumlah fitur pada produk biasa, dan telah membuat elevator modular terbaru yang mengutamakan pelanggan dan pengguna,” ujar Christian Schulz, Head of Group Operations & Member of the Group Executive Committee, Schindler. Salah satu contohnya, elevator kini tampil sebagai platform infotainment. Demikian seperti yang disampaikan pada rilisnya, 8/6.

Selain menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih mudah dan interaktif, produk terbaru ini akan meningkatkan tampilan elevator. Produk tersebut juga memberikan keleluasaan bagi para arsitek dalam mendesain gedung, dan menghadirkan pemantauan secara langsung dan seketika bagi para pemilik gedung.

Tak hanya itu, produk terbaru ini juga membantu pelacakan kinerja secara seketika, dan kegiatan perawatan produk yang adaptif, serta memperpendek downtime seraya mengintegrasikan sistem manajemen transit tanpa sentuhan dari Schindler, yakni PORT. Seluruh fitur ini tersedia dengan standar keamanan siber unggulan.

Khusus untuk teknologi tanpa sentuh itu, Schindler menerapkan fitur ini pada landing operating panel yang bisa dikendalikan dengan gerakan tubuh, serta interface yang membantu pengguna untuk berinteraksi dengan operating panel dari jarak jauh lewat aplikasi smart phone myPORT.

 

Sejalan dengan peluncuran elevator terbaru, Schindler kembali merilis “Schindler Digital Plan and Design”, aplikasi berbasiskan web bagi kalangan arsitek dan perancang ruang perkotaan. Lewat aplikasi ini, mereka bisa merencanakan dan mendesain elevator yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Jika dibandingkan dengan sejumlah solusi yang ada saat ini, elevator baru tersebut memiliki emisi CO2 yang lebih rendah dan menghasilkan dampak negatif terhadap alam yang lebih sedikit.


Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *