Makin Banyak Generasi Y Gunakan KPR

0

Pasar milenial makin legit, tidak heran kalau semua ingin mencicipinya. Apalagi generasi ini cukup banyak, hasil Sensus Penduduk 2020 (SP 2020) memperlihatkan bahwa generasi ini mendominasi penduduk Indonesia. Generasi milenial atau generasi Y ini berjumlah 25,87 persen dari total populasi Indonesia yang berjumlah 270,20 juta jiwa. Jumlah mereka memang ada posisi kedua, di bawah jumlah Generasi Z yang ada sebanyak 27,94 persen dari total populasi.

Dengan jumlah sebanyak 69,38 juta jiwa, wajar kiranya kalau makin banyak pengembang gencar membidik generasi milenial yang tinggal di perkotaan. Terutama rumah, tawarannya makin beraneka, dan demi menarik mereka, tawaran-tawaran itu disebut-sebut sesuai dengan karakter anak-anak muda ini. Terutama dari segi desain, mengaplikasi gaya modern minimalis atau kontemporer. Lalu dilengkapi dengan fitur rumah cerdas demi menunjang gaya hidup mereka yang tak bisa dilepaskan dari internet, serta ingin serba cepat dan praktis. Rumah-rumahnya ditata dengan stylish mengadopsi gaya yang sedang trendi. Maklum, mereka juga penggila media sosial, dan ingin menampilkan sudut-sudut rumahnya kepada netizen.

Seiring dengan kondisi pandemi, mereka lebih memilih rumah dengan denah yang mendukung rumah sehat; sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang baik. Selain juga denah praktis dan kompak, yang mudah dibersihkan dan multifungsi. Seperti pernyataan Galih PS Putri, Marketing Manager Citraland Cibubur, “Kalangan milenial menginginkan rumah yang kompak dengan ruang-ruang yang fungsional, yang bsa diberi sentuhan personal.” Sebab itu, dengan mayoritas pembeli (sampai 72 persen) adalah generasi ini, pihak Citraland selalu memberikan tidak saja tampilan, pun fitur baru pada produk-produk anyarnya.

Mengutip pernyataan ekonom senior, Aviliani, kepada Kompas.com, bahwa harga rumah yang tepat bagi milenial adalah tidak lebih dari Rp 1 miliar. Putri pun sependapat, dan terbukti dari hasil penjualannya sejak tahun lalu, di mana 85 persen produk yang diburu adalah yang berharga di bawah Rp 1 miliar. Menurutnya, generasi ini tidak terlalu mementingkan ukuran kaveling atau bangunan. “Sepanjang harganya terjangkau oleh kantongnya, mereka akan beli,” tegasnya.

Selain hal tersebut, mereka juga mempertimbangkan lokasi, yakni yang dekat atau terintegrasi dengan simpul transportasi publik. Seperti yang ditunjukkan dari hasil riset Ditjen Penyediaan Perumahan, generasi milenial mengutamakan rumah layak huni berkualitas terintegrasi dengan simpul transportasi umum karena tingkat mobilitas yang tinggi.

Dan ketertarikan generasi Y ini untuk menggunakan KPR, meningkat pada masa pandemi ini. “Sekarang makin banyak yang membeli dengan menggunakan KPR,” ungkap Putri. Hal senada juga dinyatakan oleh Ketua Umum REI, Paulus Totok Lusida, bahwa ketertarikan generasi milenial punya rumah dengan KPR meningkat. Jika sebelum pandemi berada di angka 60 persen, “Sejak bulan Juni hingga Desember 2020 lalu, generasi ini justru mengambil pangsa pasar dari seluruh hunian hingga 82,3 persen,” terangnya.

Rumah-rumah seperti apa yang bisa dipilih generasi Y ini? Simak liputannya di MyHome edisi 54 pada link berikut: https://ebooks.gramedia.com/urls/item/224516 atau http://bit.ly/MajalahMyhomeTerbaru

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

website free tracking